Pemerintah Hong Kong Mendesak Buruh Migran yang Akan Masuk Negara itu Harus dikarantina di Hotel Selama 14 Hari

Pemerintah Hong Kong Mendesak Buruh Migran yang Akan Masuk Negara itu Harus dikarantina di Hotel Selama 14 Hari

Pandemi COVID-19 semakin memburuk di Hong Kong baru-baru ini. Pemerintah baru-baru ini mengumumkan bahwa Buruh Migran yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga asing harus melakukan tes virus sebelum datang ke Hong Kong, dan hasil tes harus negatif sebelum mereka dapat memasuki negeri beton itu.

Mereka juga harus dikarantina di hotel setempat selama 14 hari setelah masuk. Tes yang relevan dan biaya akomodasi karantina akan ditanggung oleh pemberi kerja atau majikan.

Dalam beberapa bulan ke depan, sejumlah besar pekerja rumah tangga asing akan tiba di Hong Kong. Sumber-sumber industri Hotell telah mengungkapkan bahwa permintaan asing untuk pemesanan hotel untuk pemisahan hotel telah sangat meningkat karena persyaratan karantina 14 hari yang baru.

Banyak hotel telah mengindikasikan bahwa permintaan pemesanan telah meningkat, dan beberapa telah dipesan penuh.
BMI saat mengisi hari liburnya di mei foo

HONG KONG EMPLOYMENT AGENCIES ASSOCIATION LIMITED mengatakan beberapa perusahaan perantara mengindikasikan bahwa sulit untuk melakukan reservasi dan berharap bahwa pemerintah akan membantu industri untuk memecahkan masalah ini, seperti menyediakan satu atau dua hotel yang ditunjuk untuk pembantu rumah tangga asing.

Seseorang yang bertanggung jawab atas sebuah hotel di Mong Kok mengatakan bahwa mereka memiliki sekitar 50 kamar. Setelah penutupan perbatasan Hong Kong, 60% kamar telah disewa dan dihuni oleh orang-orang yang tidak dapat kembali ke daratan china untuk bekerja. Beberapa orang telah hidup selama beberapa bulan.

Hanya sekitar 40% kamar yang dipesan, dan biasanya butuh beberapa hari untuk memesan kamar. Dalam beberapa hari terakhir, ada lebih banyak orang yang bertanya tentang reservasi untuk pembantu rumah tangga asing, tetapi hanya ada sekitar 10 reservasi selama seminggu. Harga kamar telah disesuaikan dari lebih dari HK $ 100 hingga lebih dari HK $ 200 per malam, dibandingkan dengan lebih dari HK $ 300 per malam sebelum epidemi.

Dalam 6 bulan terakhir, lebih dari 10.000 pekerja rumah tangga asing menunggu untuk datang ke Hong Kong, tetapi Indonesia dan Filipina masih belum sepenuhnya terbuka untuk aplikasi visa, membuat jumlah pekerja rumah tangga asing yang benar-benar dapat datang ke Hong Kong jauh lebih rendah dari yang diharapkan, ditambah beberapa majikan juga mengharuskan pekerja rumah tangga asing untuk menunda kedatangan mereka di Hong Kong, sehingga hanya ada sekitar 100 orang yang tiba di Hong Kong setiap hari, pemerintah hanya perlu menunjuk satu atau dua hotel untuk mengatasi volume.

0 Response to "Pemerintah Hong Kong Mendesak Buruh Migran yang Akan Masuk Negara itu Harus dikarantina di Hotel Selama 14 Hari"

Post a Comment

loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel