Buruh Migran Filipina di Hong Kong dituduh Curi Perhiasan Majikan Senilai $14,6 juta

Buruh Migran Filipina di Hong Kong dituduh Curi Perhiasan Majikan Senilai $14,6 juta

Perhiasan senilai $ 14,6 juta diberitakan telah dicuri oleh pembantu rumah tangga (PRT) asal Filipina dari majikannya yang kaya di Hong Kong.

Dikutip dari The SUN Hong Kong, PRT asal Filipina yang diketahui bernama  Carmelita Nones (45), muncul di Pengadilan Timur (Eastern Court ) lagi hari ini, Selasa (30 Juni 2020), ketika nilai akhir dari barang yang diduga dicurinya diungkapkan oleh penuntut.

Nones sekarang harus pergi ke Pengadilan Tingkat Pertama untuk menghadapi enam tuduhan pencurian terhadapnya, karena jumlah yang terlibat jauh di atas apa yang bisa ditangani oleh pengadilan yang lebih rendah.

Penuntut menuduh bahwa Nones mencuri 200 perhiasan dari majikannya, David Liang, mantan direktur eksekutif New World Development Co, dan istrinya.
curi perhiasan
Eastern Law Court Building. ©googlemap Images

Hakim Bina Chainrai menunda sidang sampai 14 Juli 2020 mendatang untuk menerima permohonan agar penuntutan dapat mengubah dakwaan berdasarkan laporan akhir para penyidik.

Jaksa penuntut mengatakan polisi masih melakukan inventarisasi atas barang-barang curian itu.

Dalam sidang sebelumnya pada 19 Mei 2020, lebih dari 70 perhiasan tambahan ditambahkan ke barang curian Nones, meningkatkan nilai total properti yang dicuri menjadi $ 9 juta.

Sebelum ini, jumlah yang terlibat meningkat menjadi $ 1 juta dari $ 100.000 awal yang merupakan nilai dari dua jam tangan Piaget yang pada awalnya dituduh mencuri setelah penangkapannya pada 4 September tahun lalu.

Perampokan yang dituduhkan telah meningkat menjadi $ 14,6 juta karena penerimaan pegadaian yang lebih banyak untuk perhiasan seperti kalung emas dan berlian, gelang dan bahkan batangan emas ditemukan oleh para penyelidik.

Penuntut mengatakan beberapa barang yang dicuri telah ditemukan di lima pegadaian di mana Nones dan tiga orang lainnya diduga mendukungnya.

Tiga orang lainnya dilaporkan telah memberikan pernyataan yang mengatakan Nones telah meminta mereka untuk menggadaikan perhiasan itu. Tidak ada rincian lain yang diungkapkan.

Chainrai memerintahkan Nones dikembalikan ke tahanan sampai sidang berikutnya.

0 Response to "Buruh Migran Filipina di Hong Kong dituduh Curi Perhiasan Majikan Senilai $14,6 juta"

Post a Comment

loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel